Sosialisasi

80

Bentuk Generasi Muda Yang Peduli Demokrasi, KPU Luwu Timur Gelar KPU Mengajar Di SMA Negeri 1 Luwu Timur

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur Kembali melaksanakan sosialisasi dan Pendidikan pemilih berkelanjutan yang bertajuk KPU Mengajar bertempat di SMAN 1 Luwu Timur, Senin (2/2). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi dan Kepemiluan kepada para siswa, yang merupakan pemilih pemula. kegiatan ini dirancang untuk memastikan generasi muda memiliki landasan berpikir yang baik serta dapat memahami pentingnya partisipasi demokrasi. Dalam kesempatan tersebut Kadiv Parmas & SDM Indrawanto Paningaran menjelaskan program KPU Mengajar ini bukan sekadar penyampaian materi, melainkan tindakan nyata yang membekali siswa dengan integritas dan pemikiran cerdas. Tambahnya mengatakan program ini juga menekankan peran startegis siswa sebagai agen perubahan dalam demokrasi, yang mendorong siswa-siswi menjadi pemilih yang rasional dan kritis. Sementara itu ditempat yang sama Ketua KPU Luwu Timur Irfan Lahabu dalam pemaparannya menjelaskan sejarah Pemilu dan prinsip penyelenggaraan Pemilu, yang dikemas secara sederhana dan komunikatif sehingga mudah dipahami oleh para siswa. Antusiasme siswa terlihat jelas saat aktif mengajukan pertanyaan dan menyampaikan pendapat, terutama karena materi yang dibahas berkaitan langsung dengan Pemilihan Umum. Irfan Lahabu menyampaikan harapannya agar kegiatan KPU Mengajar ini dapat memberikan pemahaman yang kuat kepada para siswa sebagai pemilih pemula. "Semoga adik-adik dapat memahami materi dengan baik, karena adik-adik semua nantinya akan menjadi pemilih yang berintegritas pada Pemilu yang akan datang,” ujarnya. KPU Kabupaten Luwu Timur berharap program ini dapat membentuk generasi muda yang peduli dan berpartisipasi secara cerdas dalam proses demokrasi.  


Selengkapnya
108

Memperkuat Nilai Demokrasi Di Kalangan Pelajar, KPU Luwu Timur Gelar KPU Mengajar Di SMK Negeri 2 Luwu Timur

Memperkuat nilai demokrasi di kalangan pelajar, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur menggelar sosialisasi dan Pendidikan pemilih berkelanjutan KPU Mengajar, Kamis (29/1). Dalam keempatan tersebut Kadiv Teknis Penyelenggaraan Yusril Hidayat mengatakan, kegiatan ini menyasar pelajar sebagai pemilih pemula, agar memiliki pemahaman yang kuat tentang demokrasi dan kepemiluan sejak dini. "Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membangun kesadaran sejak dini kepada siswa-siswa bahwa suara adalah hak yang tidak boleh diperjualbelikan", ujarnya. Membawakan materi terkait demokrasi dan Pemilu di Indonesia, Yusril Hidayat memberikan motivasi pentingnya untuk terus meningkatkan pengetahuan kepemiluan dan pentingnya literasi politik. "Harapannya, pada Pemilu mendatang, para siswa ini bisa menjadi pemilih yang cerdas yang nantinya dapat memilih pemimpin yang berkualitas dan amanah," ujar. Melalui program ini, KPU Kabupaten Luwu Timur berharap generasi muda tidak hanya memahami hak dan kewajibannya sebagai pemilih, tetapi juga mampu menjadi pelaku aktif dalam proses demokrasi itu sendiri. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Sekolah SMK 2 Luwu Timur, Wakil Kepala Sekolah SMK 2 Luwu Timur, Kadiv Parmas & SDM, Kasubbag Parmas & SDM serta Staf Sekretariat KPU Luwu Timur.


Selengkapnya
102

Pentingnya Peran Pelajar, KPU Luwu Timur Gelar Program KPU Mengajar Di SMAN 4 Luwu Timur

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur Kembali melaksanakan sosialisasi dan Pendidikan pemilih berkelanjutan yang bertajuk KPU Mengajar di SMAN 4 Luwu Timur, Senin (26/1). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian dari KPU Mengajar yang sebelumnya telah diselenggarakan di beberapa sekolah di yang ada di Kabupaten Luwu Timur. Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kadiv Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Luwu Timur, Yusril Hidayat yang menjadi pemateri. Yusril menyampaikan pentingnya peran pelajar sebagai pemilih yang cerdas. "Adik-adik sebagai pemilih pemula harus betul-betul mampu menyaring informasi secara baik dan bijak ditengah era digitalisasi serta menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab," ujarnya. Lebih lanjut Yusril berharap kegiatan KPU Mengajar ini dapat memberikan pemahaman yang kuat kepada para siswa sebagai pemilih pemula. "Semoga adik-adik dapat memahami materi dengan baik, sehingga nantinya adik-adik akan menjadi pemilih yang berintegritas pada Pemilu/Pemilihan yang akan datang,” ujarnya. Turut hadir dalam kegiatan ini Kasubbag Sosdiklih, Parmas (Ismail Fakhmi) & SDM, serta Staf Sekretariat KPU Luwu Timur


Selengkapnya
132

Bangun Kesadaran Politik Yang Sehat, KPU Kabupaten Luwu Timur Gelar KPU Mengajar Di SMAN 10 Luwu Timur

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur menyasar SMA Negeri 10 Luwu Timur dalam kegiatan KPU Mengajar, Kamis (22/1). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 10 Luwu Timur (Drs. Imam Sopi'i), Anggota KPU Luwu Timur Divisi Sosdiklih, Parmas & SDM (Indrawanto Paningaran), Anggota KPU Luwu Timur Divisi Hukum & Pengawasan (Ilhamuddin Alkadry), Kasubbag Sosdiklih, Parmas & SDM (Ismail Fakhmil), serta Staf Sekretariat KPU Luwu Timur. Dibuka secara resmi oleh Imam Sopi'i selaku Kepala Sekolah SMAN 10 Luwu Timur, dalam sambutannya mengatakan pentingnya pemahaman nilai-nilai dasar demokrasi sejak dini, khususnya bagi siswa-siswi yang kelak menjadi pemilih pemula pada Pemilu mendatang. "Anak-anakku sekalian dalam waktu dekat kalian semua akan terlibat langsung dalam proses demokrasi negara, oleh karena itu, literasi kepemiluan dan pemahaman demokrasi menjadi bekal penting bagi anak-anakku sekalian. Sementara itu ditempat yang sama, Anggota KPU Luwu Timur (Indrawanto Paningaran), mengajak siswa siswi untuk aktif berperan dalam menjaga kualitas demokrasi. "Generasi muda harus menjadi pemilih yang cerdas, demokrasi bukan hanya soal memberikan suara, tetapi juga tentang sikap kritis, dan tanggung jawab," ujarnya. Lanjutnya menambahkan, pendidikan pemilih sejak usia sekolah merupakan Langkah yang penting untuk membangun kesadaran politik yang sehat dan berkelanjutan. Menurutnya, pemilih pemula memiliki potensi besar sebagai penentu arah demokrasi di masa depan. Melalui kegiatan KPU Mengajar, KPU Kabupaten Luwu Timur berharap siswa-siswi tidak hanya memahami mekanisme pemilu, tetapi juga mampu menjadi pelopor atau agen literasi demokrasi di lingkungan sekolah.


Selengkapnya
134

KPU Mengajar SMA Negeri 2 Luwu Timur Sosialisasi Dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur kembali melaksanakan program KPU Mengajar sebagai bagian dari upaya sosialisasi dan pendidikan pemilih berkelanjutan, Senin (19/1). Kegiatan yang dilaksanakan di SMK Negeri 2 Luwu Timur ini diikuti oleh para siswa-siswi, selain itu kegiatan ini menghadirkan Anggota KPU Luwu Timur Divisi Hukum dan Pengawasan (Ilhmuaddin Alkadri) sebagai narasumber dengan materi seputar demokrasi dan pemilu di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut Ilhamuddin Alkadri mengatakan pentingnya pemahaman nilai-nilai dasar demokrasi sejak dini, khususnya bagi pelajar yang menjadi pemilih pemula. Lanjutnya ia mengatakan bahwa demokrasi tidak hanya sebatas proses pemilu atau pemilihan, tetapi juga bagian dalam kehidupan sehari-hari. "Demokrasi itu tentang bagaimana kita menghargai pendapat orang lain, saling memahami dan tidak memaksakan,"lanjutnya. Tambahnya menyampaikan, program KPU Mengajar adalah salah satu bentuk sosialisasi dan Pendidikan pemilih berkelanjutan KPU dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini kepada pelajar. "Melalui program KPU Mengajar ini, kami dari KPU Luwu Timur ingin memberikan pemahaman kepada adik-adik siswa sekalian tentang memahami pentingnya demokrasi dan pemilu/pemilihan, adik-adikt sebagai pemilih pemula memiliki peran sangat strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa ke depan, sehingga perlu dibekali pemahaman kepemiluan sejak dini,” ujar Ilham. Sementara itu ditempat yang sama Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMAN 2 Luwu Timur I Nyoman Mudita, berharap kegiatan KPU Mengajar ini dapat menumbuhkan kesadaran dan partisipasi aktif generasi muda dalam kehidupan demokrasi, serta menciptakan pemilih pemula yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak pilihnya pemilu mendatang.    


Selengkapnya
135

Di SMAN 8 Luwu Timur, Program KPU Mengajar Di Mulai

Komisi Pemilihan Umum kabupaten Luwu Timur (KPU Lutim) terus melaksanakan penguatan demokrasi di Kabupaten Luwu Timur. Salah satu program yang dilaksanakan adalah "KPU mengajar" yang target utamanya adalah Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) atau pemilih pemula.Kegiatan KPU mengajar dilaksanakan perdana di SMA Negeri 8 luwu timur yang beralamatkan di kecamatan Tomoni, Rabu 14 Januari 2026. Program ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama antara KPU Provinsi Sulawesi Selatan dan Dinas Pendidikan Provinsi sulawesi Selatan yang bertujuan untuk memberikan sekaligus meningkatkan pemahaman demokrasi dan pemilu di tingkat pelajar. Dalam sambutan pembukaan KPU mengajar, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan SMA Negeri 8 Luwu Timur, Ruspin megatakan kegiatan KPU mengajar sangat menarik untuk dilaksanakan disekolah-sekolah. "Program ini menjadi modal awal pengetahuan demokrasi bagi siswa di sekolah" jelasnya. Selain itu, sambutan juga diberikan oleh kepala cabang dinas pendidikan wilayah XII Sulawesi Selatan, Ismail mengatakan bahwa kerja sama antara Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan melalui cabang dinas wilayah  XII dan KPU  Luwu Timur melalui KPU mengajar dapat menjadi penguatan demokrasi di kalangan para siswa. "Sekiranya materi yang didapatkan kemudian diteruskan kepada teman kelas atau siapapun yang di temui agar pesan demokrasi dan kepemiluan semakin di suarakan"tambahnya. Sambutan juga di bawakan oleh Ketua KPU, Irfan Lahabu mengatakan bahwa Program KPU mengajar merupakan lanjutan dari program sebelumnya yakni "KPU goes to school" melalui upacara bendera setiap hari senin dan pendampingan KPU dalam pemilihan Ketua Osis serentak se Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu. "Melalui KPU mengajar ini adik-adik siswa di harapkan semakin memahami demokrasi  dan kedepannya turut mengambil peran penting dalam pesta demokrasi" jelasnya.


Selengkapnya